Read more: http://mas-andes.blogspot.com/2012/12/cara-membuat-kolom-komentar-blog-auto.html#ixzz2j9nq1MnA er

Rabu, 14 November 2012

Peranan Ilmu fisiologi dan Tingkah laku Ikan.



Peranan Ilmu fisiologi dan Tingkah laku Ikan.
Peranan ilmu fisiologi dan tigkah laku ikan sangat signifikan dalam menunjang perkembangan ilmu dan teknologi peangkapan ikan. Pada proses penangkapan ikan, prinsip tingkah laku ikan yang menjadi sasaran tangkapan harus didukung  oleh pemahaman terhadap indera utama dari ikan. (sense organ) khususnya indera penglihatan, penciuman, pendengaran, peraba, gurat isi (linea lateris), dan sebagainya  (Gunarso 1985). Indera-indera tersebut merupakan indera penting pada ikan yang berhubungan dengan natural behavior. Lebih lanjut di jelaskan bahwa pengetahuan natural behavior ikan yang menunjang bidang penangkapan antara lain : distribusi, migrasi, tingkah laku berkelompok (schooling behaviour) serta hal-hal lain yang memungkinkan ikan-ikan dapat ditangakap.
Kondisi fisiologi dalam hubungan dengan pengetahuan tingkah laku ikan dapat diterapkan untuk berbagai metode dan taktik dalam usaha penangkapan. Brandt (1984)telah mengelompokkan taktik-taktik tersebut sebagai berikut :
1.      Menarik perhatian ikan (fish attraction), yaitu metode dengan cara mengumpulkan ikan kedalam ruang lingkup suatu alat tangkap.
2.      Mengejuti ikan (fish frigtening), yaitu metode untuk mengejutkan ikan dari suatu posisi yang dianggap tidak menguntungkan bagi penangkapan.
3.      Merangsang ikan agar melompat (inducing fish to jump), yaitu metode yang dipakai untuk merangsang ikan agar melompat.
Rangsangan untuk menarik perhatian ikan ke dalam suatu area operasi penangkapan disesuaikan dengan sifat ikan itu sendiri yang behubungan dengan dengan natural behavior. Sifat dan rangsanganini dapat berupa rangsanagan  fisik atau kimia. Jenis rangsangan untuk menarik perhatian ikan antara lain:
1.      Rangsangan penglihatan (optical stimuli), rangsangan yan di berikan atau ditiambulkan untuk merangsang penglihatan sebagai akibat dari gerak, bentuk dan warna.
2.      Rangsangan kimiawi (chemical stimuli), suatu ransangan yang umumnya akan merangsang indera penciuman (olfactory) dan perasa (gustatory)
3.      Rangsangan pendengaran (acoutic stimuli), yaitu hal-hal yang akan merangsang pendengarann.
4.      Rangsangan listrik (electrical stimuli), yaitu suatu rangsangan yang memberikan rangsangan pada kemampuan merasakan arus listrik.
5.      Tempat-tempat berlindung sebagai pikatan.      
Read more: http://mas-andes.blogspot.com/2012/12/cara-membuat-kolom-komentar-blog-auto.html#ixzz2j9oynIaI Read more: http://mas-andes.blogspot.com/2012/12/cara-membuat-kolom-komentar-blog-auto.html#ixzz2j9oynIaI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar